9/14/2015

Besaran Pokok

Pada kegiatan sebelumnya, kamu telah menyimpulkan bahwa dalam kegiatan pengukuran perlu
menggunakan satuan baku, satuan yang disepakati bersama. Besaran yang satuannya didefinisikan
ini disebut besaran pokok.

Panjang
Dalam IPA, panjang menyatakan jarak antara dua titik. Misalnya, panjang papan tulis adalah jarak
antara titik pada ujung-ujung papan tulis, panjang bayi yang baru lahir adalah jarak dari ujung kaki
sampai ujung kepala bayi itu. Mengapa panjang harus diukur, tidak sekadar diperkirakan? Lakukan
kegiatan berikut.
Panjang menggunakan satuan dasar SI meter (m). Satu
meter standar (baku) sama dengan jarak yang ditempuh
cahaya dalam ruang hampa selama 1/299792458 sekon.
Untuk keperluan sehari-hari, telah dibuat alat-alat pengukur
panjang tiruan dari meter standar.
Selain meter, panjang juga dinyatakan dalam satuansatuan
yang lebih besar atau lebih kecil dari meter dengan
cara menambahkan awalan-awalan seperti tercantum dalam
Tabel 1.1. Berdasar tabel tersebut:
» 1 kilometer (km) = 1.000 meter (m)
» 1 sentimeter (cm) = 1/100 meter (m) atau 0,01 m
Sebaliknya, diperoleh
» 1 m = 1/1.000 km = 0,001 km
» 1 m = 100 cm

Beberapa alat pengukur panjang misalnya pita ukur atau metlin,
penggaris atau mistar, jangka sorong, dan meteran gulung. Meteran gulung dan penggaris mampu
mengukur paling kecil 1 mm, tetapi jangka sorong mampu mengukur sampai 0,1 mm. Pernahkah
kamu melihat, apakah alat-alat pengukur panjang tersebut dipergunakan dalam pekerjaan?
Sebutkan pekerjaan beserta alat ukur panjang yang digunakan.
Dalam melakukan pengukuran, perhatikan posisi nol alat ukur. Untuk pengukuran panjang,
ujung awal benda berimpit dengan angka nol pada alat ukur. Selain itu, posisi mata harus tegak lurus
dengan skala yang ditunjuk, untuk menghindari kesalahan hasil pembacaan pengukuran

Massa
Setiap benda tersusun dari materi. Jumlah materi yang terkandung dalam suatu benda disebut
massa benda. Nah, dalam SI, massa diukur dalam satuan kilogram (kg). Misalnya, massa tubuhmu 52
kg, massa seekor kelinci 3 kg, massa sekantong gula 1 kg.
Dalam kehidupan sehari-hari, orang menggunakan istilah “berat” untuk massa. Namun,
sesungguhnya massa tidak sama dengan berat. Massa suatu benda ditentukan oleh kandungan
materinya dan tidak mengalami perubahan meskipun kedudukannya berubah. Sebaliknya, berat
sangat bergantung pada kedudukan di mana benda tersebut berada. Sebagai contoh, saat astronot
berada di bulan, beratnya tinggal 1/6 dari berat dia saat di bumi.
Dalam SI, massa menggunakan satuan dasar kilogram (kg), sedangkan berat menggunakan
satuan newton (N). Satu kilogram standar (baku) sama dengan massa sebuah silinder yang terbuat
dari campuran platinum-iridium yang disimpan di Sevres, Paris, Prancis. Massa 1 kg
setara dengan 1 liter air pada suhu 4oC.
Massa suatu benda dapat diukur dengan neraca lengan, sedangkan berat diukur dengan neraca pegas. Neraca lengan dan neraca pegas termasuk jenis
neraca mekanik. Sekarang banyak digunakan jenis neraca lain
yang lebih praktis, yaitu neraca digital. Pada neraca digital, hasil
pengukuran massa langsung muncul dalam bentuk angka dan
satuannya.
Selain kilogram (kg), massa benda juga dinyatakan dalam
satuan-satuan lain. Misalnya, gram (g) dan miligram (mg) untuk
massa-massa yang kecil; ton (t) dan kuintal (kw) untuk massamassa
yang besar.
» 1 ton = 10 kw = 1.000 kg
» 1 kg = 1.000 g
» 1 g = 1.000 mg

Waktu
Waktu adalah selang antara dua kejadian atau dua peristiwa. Misalnya, waktu hidup seseorang
dimulai sejak ia dilahirkan hingga meninggal, waktu perjalanan diukur sejak mulai bergerak sampai
dengan akhir gerak. Waktu dapat diukur dengan jam tangan atau stopwatch
 Satuan SI untuk waktu adalah detik atau sekon (s). Satu sekon standar (baku) adalah waktu yang
dibutuhkan atom Cesium untuk bergetar 9.192.631.770 kali. Berdasar jam atom ini, hasil pengukuran
waktu dalam selang waktu 300 tahun tidak akan bergeser lebih dari satu sekon.
Untuk peristiwa-peristiwa yang selang terjadinya cukup lama, waktu dinyatakan dalam satuansatuan
yang lebih besar, misalnya menit, jam, hari, bulan, tahun, dan abad.
 1 hari = 24 jam
1 jam = 60 menit
1 menit = 60 sekon
Untuk kejadian-kejadian yang cepat sekali, dapat digunakan satuan milisekon (ms) dan
mikrosekon (μs).
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa panjang, massa, dan waktu merupakan
besaran pokok. Berdasarkan hasil Konferensi Umum mengenai Berat dan Ukuran ke-14 tahun 1971,
Sistem Internasional disusun mengacu pada tujuh besaran pokok seperti Tabel 1.2. Empat besaran
pokok yang lain akan dipelajari pada bab-bab berikutnya.

No comments:

9/14/2015

Besaran Pokok

Pada kegiatan sebelumnya, kamu telah menyimpulkan bahwa dalam kegiatan pengukuran perlu
menggunakan satuan baku, satuan yang disepakati bersama. Besaran yang satuannya didefinisikan
ini disebut besaran pokok.

Panjang
Dalam IPA, panjang menyatakan jarak antara dua titik. Misalnya, panjang papan tulis adalah jarak
antara titik pada ujung-ujung papan tulis, panjang bayi yang baru lahir adalah jarak dari ujung kaki
sampai ujung kepala bayi itu. Mengapa panjang harus diukur, tidak sekadar diperkirakan? Lakukan
kegiatan berikut.
Panjang menggunakan satuan dasar SI meter (m). Satu
meter standar (baku) sama dengan jarak yang ditempuh
cahaya dalam ruang hampa selama 1/299792458 sekon.
Untuk keperluan sehari-hari, telah dibuat alat-alat pengukur
panjang tiruan dari meter standar.
Selain meter, panjang juga dinyatakan dalam satuansatuan
yang lebih besar atau lebih kecil dari meter dengan
cara menambahkan awalan-awalan seperti tercantum dalam
Tabel 1.1. Berdasar tabel tersebut:
» 1 kilometer (km) = 1.000 meter (m)
» 1 sentimeter (cm) = 1/100 meter (m) atau 0,01 m
Sebaliknya, diperoleh
» 1 m = 1/1.000 km = 0,001 km
» 1 m = 100 cm

Beberapa alat pengukur panjang misalnya pita ukur atau metlin,
penggaris atau mistar, jangka sorong, dan meteran gulung. Meteran gulung dan penggaris mampu
mengukur paling kecil 1 mm, tetapi jangka sorong mampu mengukur sampai 0,1 mm. Pernahkah
kamu melihat, apakah alat-alat pengukur panjang tersebut dipergunakan dalam pekerjaan?
Sebutkan pekerjaan beserta alat ukur panjang yang digunakan.
Dalam melakukan pengukuran, perhatikan posisi nol alat ukur. Untuk pengukuran panjang,
ujung awal benda berimpit dengan angka nol pada alat ukur. Selain itu, posisi mata harus tegak lurus
dengan skala yang ditunjuk, untuk menghindari kesalahan hasil pembacaan pengukuran

Massa
Setiap benda tersusun dari materi. Jumlah materi yang terkandung dalam suatu benda disebut
massa benda. Nah, dalam SI, massa diukur dalam satuan kilogram (kg). Misalnya, massa tubuhmu 52
kg, massa seekor kelinci 3 kg, massa sekantong gula 1 kg.
Dalam kehidupan sehari-hari, orang menggunakan istilah “berat” untuk massa. Namun,
sesungguhnya massa tidak sama dengan berat. Massa suatu benda ditentukan oleh kandungan
materinya dan tidak mengalami perubahan meskipun kedudukannya berubah. Sebaliknya, berat
sangat bergantung pada kedudukan di mana benda tersebut berada. Sebagai contoh, saat astronot
berada di bulan, beratnya tinggal 1/6 dari berat dia saat di bumi.
Dalam SI, massa menggunakan satuan dasar kilogram (kg), sedangkan berat menggunakan
satuan newton (N). Satu kilogram standar (baku) sama dengan massa sebuah silinder yang terbuat
dari campuran platinum-iridium yang disimpan di Sevres, Paris, Prancis. Massa 1 kg
setara dengan 1 liter air pada suhu 4oC.
Massa suatu benda dapat diukur dengan neraca lengan, sedangkan berat diukur dengan neraca pegas. Neraca lengan dan neraca pegas termasuk jenis
neraca mekanik. Sekarang banyak digunakan jenis neraca lain
yang lebih praktis, yaitu neraca digital. Pada neraca digital, hasil
pengukuran massa langsung muncul dalam bentuk angka dan
satuannya.
Selain kilogram (kg), massa benda juga dinyatakan dalam
satuan-satuan lain. Misalnya, gram (g) dan miligram (mg) untuk
massa-massa yang kecil; ton (t) dan kuintal (kw) untuk massamassa
yang besar.
» 1 ton = 10 kw = 1.000 kg
» 1 kg = 1.000 g
» 1 g = 1.000 mg

Waktu
Waktu adalah selang antara dua kejadian atau dua peristiwa. Misalnya, waktu hidup seseorang
dimulai sejak ia dilahirkan hingga meninggal, waktu perjalanan diukur sejak mulai bergerak sampai
dengan akhir gerak. Waktu dapat diukur dengan jam tangan atau stopwatch
 Satuan SI untuk waktu adalah detik atau sekon (s). Satu sekon standar (baku) adalah waktu yang
dibutuhkan atom Cesium untuk bergetar 9.192.631.770 kali. Berdasar jam atom ini, hasil pengukuran
waktu dalam selang waktu 300 tahun tidak akan bergeser lebih dari satu sekon.
Untuk peristiwa-peristiwa yang selang terjadinya cukup lama, waktu dinyatakan dalam satuansatuan
yang lebih besar, misalnya menit, jam, hari, bulan, tahun, dan abad.
 1 hari = 24 jam
1 jam = 60 menit
1 menit = 60 sekon
Untuk kejadian-kejadian yang cepat sekali, dapat digunakan satuan milisekon (ms) dan
mikrosekon (μs).
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa panjang, massa, dan waktu merupakan
besaran pokok. Berdasarkan hasil Konferensi Umum mengenai Berat dan Ukuran ke-14 tahun 1971,
Sistem Internasional disusun mengacu pada tujuh besaran pokok seperti Tabel 1.2. Empat besaran
pokok yang lain akan dipelajari pada bab-bab berikutnya.

No comments: